Gus Yahya Jabat Ketum PBNU, Pimpinan KPK: Saatnya NU Pimpin Jihad Melawan Korupsi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Sabtu 25 Desember 2021 09:39 WIB
Wakil Ketua KPK, Nurul Gufron (foto: dok Okezone)
Share :

JAKARTA - KH Yahya Cholil Stafuq resmi terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026. Gus Yahya terpilih sebagai Ketum PBNU setelah berhasil mengalahkan pesaingnya, petahana KH Said Aqil Siroj berdasarkan hasil penghitungan suara pada Muktamar ke-34 NU.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron mengucapkan selamat kepada Gus Yahya yang resmi terpilih menjadi Ketum dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU. Ghufron berharap, kedepannya Gus Yahya bisa membawa NU untuk memimpin perang atau jihad melawan korupsi di Indonesia.

"Saatnya NU kembali tampil menjadi pemimpin perjuangan dan jihad melawan korupsi," kata Nurul Ghufron melalui pesan singkatnya, Sabtu (25/12/2021).

Baca juga:  Cerita Gus Yahya Awal Mula Jadi Kader NU, Diajak Ayah dan Bertemu Langsung Gus Dur

Peran PBNU sebagai salah satu organisasi Islam terbesar dinilai sangat penting dalam menjaga dan merawat Indonesia. Khususnya, kata Ghufron, dalam segi pemberantasan korupsi. PBNU dinilai bisa berbuat banyak untuk melakukan gerakan-gerakan pemberantasan korupsi.

"Kini, Indonesia yang dihargamatikan oleh NU, sedang berjuang melawan korupsi, karena keadilan dan kesejahteraan Indonesia yang dicita-citakan pendiri bangsa terhambat dan bisa gagal karena korupsi, korupsi telah merasuk kesemua sendi dan sektor bangsa," beber Ghufron.

Baca juga:  Gus Yahya Ketum PBNU, Ketua DPD: Saya Optimis Beliau Akan Wujudkan Harapan Muktamirin

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya