Sehingga, sebagai Ketum baru PBNU, ia ingin melakukan upaya untuk menyembuhkan luka-luka polarisasi yang sudah terlanjur terjadi. Serta bersungguh sungguh mengkampanyekan untuk berhenti melakukan politik identitas.
"Kita juga harus bersungguh-sungguh mengkampanyekan. Kita ajak semua stakeholder dan masyarakat mari berhenti melakukan strategi politik identitas," ujar dia.
(Angkasa Yudhistira)