WONG Fei Hung tentu tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia. Kisah pendekar kungfu legendaris itu memang kerap ditayangkan di layar kaca.
Tapi, masih sedikit masyarakat yang tahu bahwa Master Wong, sapaan Wong Fei Hung, konon memiliki murid yang berasal dari Indonesia, tepatnya di Kota Semarang. Sosok itu tak lain adalah Khong Ching Chiang, atau yang akrab dikenal dengan Suhu Khong A Djong.
Bagi sebagian warga Semarang, Khong A Djong mungkin sudah cukup familiar. Semasa hidupnya, Khong A Djong dikenal sebagai tabib atau pakar pengobatan Tiongkok di bidang ortopedi, atau penyembuhan tulang.
Tak hanya ahli dalam ilmu pengobatan tulang, Khong A Djong juga dikenal sebagai jago ilmu bela diri, kungfu. Bahkan, konon Suhu Khong mewarisi ilmu kungfu dari Wong Fei Hung, atau Master Wong.
Bram Luska, yang merupakan cucu murid Suhu Khong, Ang Hok Bie, mengatakan Khong A Djong mewarisi ilmu bela diri kungfu dari Wong Fei Hung. Kepada Master Wong, Khong A Djong belajar ilmu pengobatan China. Sedangkan untuk ilmu bela diri, Khong A Djong berlatih di Biara Shaolin Sie dan berguru pada master bela diri Hung Gar, Suhu Siong Mao, yang merupakan murid Wong Fei Hung.
Menurut Bram, kala itu Khong A Djong sempat belajar ilmu bela diri dan ilmu pengobatan dari Wong Fei Hung. Ilmu inilah yang untuk selanjutnya dipraktikan Khong A Djong saat pulang di Indonesia.
“Ilmu pengobatan yang dipelajari Suhu Khong disamping sebagai tabib atau sinse, juga mengenal ilmu ortopedi, atau yang dikenal sebagai pengobatan patah tulang,” ujar Bram kepada Solopos.com, beberapa waktu lalu.
Baca Juga :Misteri Wanita Bersisik seperti Ikan di Waduk Gebyar Sragen
Bram menuturkan Khong A Djong lahir di Kampung Gabahan Lengkong Buntu, Kota Semarang, pada era 1900-an. Ia lahir dari pasangan Khong Hien Yie dan Lie Kwat Nio, yang berprofesi sebagai penjual lo siobak, sejenis penganan berbahan baku daging babi.
Saat berusia tujuh tahun, Khong A Djong dibawa neneknya ke Negeri Tirai Bambu. Di Tiongkok, Khong A Djong tinggal bersama pamannya di Nan Hai, Provinsi Kwantung.
Di China, Khong A Djong tak hanya belajar membaca dan menulis. Ia juga menuntut ilmu bela diri di biara Shaolin Sie dan juga berguru kepada Suhu Siong Mao, yang merupakan ahli bela diri aliran Hung Gar.