Di dekat tubuh korban, polisi menemukan dua jarum suntik yang diduga dipakai dokter yang bekerja di rumah sakit pemerintah ini untuk menyayat pergelangan kakinya.
Menurut Erick, korban tinggal bersama istri berinisial PR (29) dan dikaruniai satu anak. Saat peristiwa itu terjadi, istri korban dan anaknya kabur ke rumah tetangga.
Polisi masih menyelidiki motif pertengkaran korban dan istrinya. "Kita masih menunggu korban pulih dari perawatan," ujar Erick.
(Awaludin)