JAKARTA – Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Bekasi, Jawa Barat. Salah satu yang diamankan dalam operasi tersebut yakni Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (RE). Penyidik KPK juga menyita sejumlah uang dalam OTT hari ini.
(Baca juga: KPK OTT Wali Kota Bekasi, Ini Penjelasan Firli Bahuri)
Ketua KPK, Firli Bahuri meminta semua pihak untuk bersabar karena saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap Rahmat Effendi dan beberapa pihak lainnya. "Betul ada tangkap tangan di Bekasi, kita masih bekerja," ujar Firli kepada wartawan, Rabu (5/1/2022).
KPK kata Firli memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. KPK berjanji bakal segera menginformasikan kembali update soal OTT di Bekasi ini.
(Baca juga: OTT Wali Kota Bekasi, KPK Sita Sejumlah Uang)
"Tolong bersabar beri waktu untuk kami bekerja. Nanti pada saatnya kami akan sampaikan ke publik. Mohon kami bekerja dulu,” tutup Firli.
Pria yang akrab disapa Bang Pepen ini menjabat Wali Kota Bekasi sejak 3 Mei 2012 menggantikan politikus PDIP Mochtar Mohamad yang juga tersandung kasus korupsi.
Berikut profil Rahmat Effendi yang dilansir beragam sumber.
Riwayat Pendidikan SDN Tahun 1979, SMP Tahun 1982, SMA Tahun 1985, S1 Tahun 2000, S2 Tahun 2006 dan S3 Tahun 2010
Pengalaman Organisasi: Ketua DPD AMPI Kota Bekasi, Ketua Perbasi Kota Bekasi Pengurus Daerah PSSI Jawa Barat, Dewan Penasehat Pekat Indonesia Bersatu Bekasi.
Pengalaman Pekerjaan: Asisten Warehousing PT Halliburton Indonesia Logistic Supervisor PT Halliburton Indonesia Direktur PT Rampita Aditama Rizki, Anggota DPRD Kota Bekasi 1999 – 2004, Ketua DPRD Kota Bekasi 2004 – 2008, Wakil Wali Kota Bekasi 2008-2011, Plt Wali Kota Bekasi 2011-2012, Wali Kota Bekasi 2012-2013, Wali Kota Bekasi 2013-2018 dan Wali Kota Bekasi periode sekarang.
(Fahmi Firdaus )