JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan alasan Yaqub Abdhal Al Mu'arif (YQB), yang diduga sebagai penyuap Bupati Langkat Syah Afandin, tidak ikut dibawa ke Gedung KPK di Jakarta usai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan beberapa hari lalu.
Pelaksana Harian (Plh) Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein mengatakan, YQB tidak dibawa ke Jakarta karena terkendala proses di lapangan.
"Ada swasta yang tidak dibawa. Itu memang karena ada kendala. Ini karena kendala di daerah," kata Taufik, Sabtu (4/7/2026).
Taufik menjelaskan, proses pengamanan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat tidak berlangsung secara bersamaan. Kondisi tersebut membuat tim penyidik membutuhkan waktu tambahan untuk melakukan konsolidasi sebelum membawa mereka ke Jakarta.