Deretan Kasus Penemuan Mayat yang Disimpan, Nomor 2 Bikin Heboh

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Rabu 12 Januari 2022 14:59 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

ALH dianggap sebagai keturunan genderuwo oleh seorang dukun berinisial H. Kedua orang tua ALH pun mempercayainya. H mengatakan kepada kedua orang tua ALH agar anaknya itu bisa sembuh harus dibersihkan melalui ritual mistis. H menyuruh asistennya, B, dan kedua orang tua korban untuk menenggelamkan ALH ke dalam bak mandi hingga tidak sadarkan diri. Korban pun akhirnya meninggal dunia.

H meyakinkan kedua orang tua korban bahwa anaknya itu akan hidup kembali dan tidak nakal. ALH yang sudah meninggal dunia itu dirawat seperti orang pada umumnya selama empat bulan. Polres Temanggung telah menetapkan empat tersangka terkait kasus tewasnya ALH, yaitu kedua orang tua korban, dukun, serta asisten dukun.

Baca juga: Ritual Usir Genderuwo Akibatkan Anak Tewas, Orangtua hingga Dukun Ditetapkan Tersangka

3. Kutai Barat, Agustus 2020

Seorang pria berinisial N, warga Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kutai Barat, Kalimantan Timur menyimpan jenazah istrinya, K, di dalam tandon air. Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, N mengatakan bahwa istrinya berpesan tidak ingin berpisah dari sang suami dan anak. Karena itu, N memilih menyimpan jenazah K di tandon air daripada dimakamkan.

Pengungkapan kasus jenazah dalam tandon air ini berawal atas adanya laporan polisi pada 14 Agustus 2020. Saat itu, salah satu pihak melaporkan telah kehilangan anggota keluarganya berinisial K. Atas laporan tersebut, polisi pun mendatangi rumah korban dan memeriksa N. Menurut pengakuan N, istrinya itu sudah meninggal sejak 9 Agustus 2020. Berdasarkan hasil autopsi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga: Mayat Anak Disimpan 4 Bulan untuk Usir Genderuwo, Kriminolog: Dukunnya Kebablasan

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya