Lebih lanjut Kang Emil mengakui, ke manapun dia pergi, selalu ada doa dan dukungan dari masyarakat, agar dirinya mencalonkan diri di Pilpres 2024, termasuk dalam kunjungannya ke Bali itu.
"Selalu ada antara doa, ada pertanyaan, tidak bisa dihindari, itu yang pertama. Kedua, jika gesturnya baik, saya aminkan kan begitu ya. Tugas manusia tadi adalah berusaha berikhtiar, masalah takdirnya ada atau tidak bukan wilayah manusia," ungkapnya.
Menurut Kang Emil, ikhtiarnya untuk menempuh kepercayaan masyarakat dalam memimpin negeri ini adalah memberikan rasa suka kepada masyarakat melalui kinerja. Semakin bagus kinerjanya, kata Kang Emil, maka masyarakat pun akan semakin menyukai.
"Otomatis ada apresiasi dari masyarakat berupa doa sampai lagu, ada juga dalam bentuk dukungan elektoral. Jadi saya akan fokus bekerja seperti ini," jelasnya.
Disinggung posisi yang diincarnya, apakah sebagai calon presiden atau wakil presiden, Kang Emil menjawab bahwa hal itu menjadi rahasia Allah. Menurutnya, manusia hanya bisa bekerja keras, bertanding, dan berkompetisi.
"Nanti medali perak apa emas itu wilayah Tuhan," ujar Ridwan Kamil.
Diketahui, Ridwan Kamil kembali mendapat dukungan dari organisaai kemasyarakatan untuk maju di Pilpres 2024. Kali ini, dukungan kepada Gubernur Jabar tersebut datang dari AMS saat menggelar Musyawarah AMS Perwakilan Bali di Hotel Aryaduta Bali, Selasa (18/1).
Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi, Noery Ispandji Firman mengatakan dukungan tersebut diberikan kepada Ridwan Kamil sebagai tokoh Sunda yang nama dan elektabilitas untuk Pilpres 2024 kian cemerlang melalui berbagai survei terpercaya.
"Saya berbicara aspirasi orang Sunda dan orang Sunda di Bali punya aspirasi ingin ada kebanggaan, yang kebetulan sekarang putra terbaiknya, Ridwan Kamil, terjaring hasil survei," kata Noery.
(Awaludin)