MoU juga akan langsung ditindaklanjuti dengan pencanangan kampung nelayan mandiri di NTT yang akan digelar pada tanggal 5 Februari 2022. Sementara untuk pemberdayaan masyarakat petani sawit akan dicanangkan di Palembang pada 11 Februari 2022 mendatang.
Selain itu, di lokasi pengukuhan Pengurus baru PBNU kali ini juga digelar pameran Manuskrip Turots, atau pameran kitab-kitab klasik karya ulama Nusantara.
Setidaknya ada banyak kitab yang dipamerkan. Bahkan ada sebuah kitab yang dimaknai atau dikasih arti oleh Syaikhona Kholil Bangkalan.
“Pameran turots ini diinisiasi beberapa kiai muda yang menginginkan apa yang mereka sebut Nahdlatul Turots yang berarti kebangkitan warisan intelektual ulama Nusantara,”ucap Gus Yahya.
Baca juga: Gus Ipul Pastikan Pengukuhan Pengurus PBNU Berlangsung di Balikpapan
Kitab-kitab yang dipamerkan menggambarkan tentang betapa kaya warisan intelektual Nusantara sebagai sebuah pergulatan dari para ulama Nusantara.
“Manuskrip yang dikumpulkan para kiai muda ini ada yang sangat tua bahkan ada karya yang belum diterbitkan,”tutur Gus Yahya.
Baca juga: Presiden Bakal Hadiri Pengukuhan Pengurus NU, PBNU Siap Iringi Pembangunan IKN Nusantara
Sebab karya para ulama Nusantara ini menunjukkan betapa kuatnya Islam Nusantara yang memiliki rujukan yang otentik dan kokoh untuk wawasan keagamaan.
“Kita memiliki struktur keagamaan kita sendiri yang tidak kalah kokoh dibandingkan struktur keagamaan dari belahan dunia mana pun,” kata Gus Yahya.
(Fakhrizal Fakhri )