Jokowi Minta Kiai NU Bujuk Ainun Najib Kembali ke RI: Di Sana Gajinya Tinggi Sekali!

Raka Dwi Novianto, Jurnalis
Senin 31 Januari 2022 16:40 WIB
Presiden Joko Widodo (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Sosok Ainun Najib menarik perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, suami Iriana itu meminta para kiai Nahdlatul Ulama (NU) untuk dapat membawa pulang pendiri KawalCovid19 ke Indonesia.

Jokowi berharap Ainun dapat bekerja di dalam negeri. Awal mulanya Jokowi mengaku sangat kenal dengan Ainun, bahkan sudah sejak lama sekitar tujuh tahun yang lalu.

"Saya kenal 1 orang, yang lain masih banyak lagi. Beliau ini kerja di Singapura sudah lama 7 tahun yang saya kenal ngerjain ini semuanya apapun bisa. Namanya masih muda sekali namanya mas Ainun Najib, NU," kata Jokowi dalam sambutannya pada acara pengukuhan Pengurus Besar NU di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (31/1/2022).

Baca Juga:  Presiden Jokowi Bingung Pilih Sarung untuk Hadiri Pengukuhan PBNU

Jokowi mengatakan, saat ini Ainun Najib bekerja di bidang teknologi dan digaji cukup besar. Maka dari itu, Jokowi berharap, dengan rayuan kiai NU, Najib untuk dapat mengabdi di dalam negeri.

"Di sana gajinya sangat tinggi sekali, jadi kalau diajak ke sini harus bisa menggaji gede dari yang di Singapura. Ini tugasnya nanti pak kiai. Kalau beliau yang ngendiko digaji berapapun bismillah pasti mau," kata Jokowi.

Baca Juga: Pesan Wapres Maruf Amin di Harlah Ke-96 NU: Terus Jadi Terdepan dalam Promosikan Nilai Islam

Selain itu, Jokowi mengatakan bahwa NU perlu memberikan ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk tampil dan mengambil peran sentral dalam perkembangan Indonesia yang baru.

"Ini yang harus diambil dan dimanfaatkan kelompok muda profesional NU yang bekerja korporasi, bekerja di star up global atau konsultan-konsultan global banyak sekali perlu punya naungan dan wadah yang kuat di organisasi PBNU," kata Jokowi.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya