Ketika Istana Mataram Dikuasai Pemberontak dan Taklukkan Pangeran Puger

Avirista Midaada, Jurnalis
Rabu 02 Februari 2022 06:16 WIB
Pangeran Puger (foto: wikipedia)
Share :

KERAJAAN MATARAM di bawah kekuasaan Sultan Amangkurat I luluh lantak diserang Trunajaya dari Jawa Timur. Bahkan konon Trunajaya berhasil menguasai ibu kota kerajaan Plered dan membuat raja terpaksa mengungsi.

Namun usaha Trunajaya untuk menguasai Plered sebenarnya bukanlah mudah. Sang putra raja, Sultan Amangkurat I Pangeran Puger mencoba memberikan perlawanan. Sang raja sendiri terlebih dahulu melarikan diri ke barat, dan menugasi Adipati Anom atau Amangkurat II untuk mempertahankan istana.

BACA JUGA:Kalah Perang, Selir dan Perempuan Cantik Kerajaan Mataram Dibawa Lari Sriwijaya 

Tetapi sebagaimana dikutip dari buku "Tuah Bumi Mataram dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II" tulisan Peri Mardiyono, permintaan Amangkurat I kepada Amangkurat II ditolak. Ia juga memilih mengungsi, hingga akhirnya sang kakak tirinya Pangeran Puger yang tampil untuk menghadapi pasukan Trunajaya.

Pangeran Puger ingin membuktikan kepada sang ayah bahwa tidak semua anggota keluarga Kajoran terlibat pemberontakan Trunajaya. Pangeran Puger juga ingin membuktikan nyalinya lebih besar, daripada saudara tirinya Sultan Amangkurat II dalam mempertahankan keraton Plered.

 BACA JUGA:Jejak Kesaktian dan Pengabdian Pangeran Purbaya kepada Mataram

Pangeran Puger bersama pasukannya berjuang sendirian menghadapi serbuan dari pasukan Trunajaya dan koalisinya. Kekuatan besar Trunajaya dan beberapa kerajaan di Jawa Timur membuat Pangeran Puger kewalahan.

Alhasil karena terdesak dan kalah pasukan, Pangeran Puger terpaksa menyingkir ke Desa Jenar dan membiarkan Plered dikuasai oleh pemberontak pimpinan Trunajaya. Di Desa Jenar inilah Pangeran Puger membangun istana baru bernama Kerajaan Purwakanda. Ia lalu mengangkat dirinya sebagai raja bergelar Susuhunan Ingalaga.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya