ROMA - Jenazah seorang wanita tua Italia yang "terlupakan" ditemukan duduk di meja lebih dari dua tahun setelah dia meninggal, demikian dilaporkan.
Kematian Marinella Beretta yang berusia 70 tahun, yang tubuhnya ditemukan di rumahnya di Prestino dekat Danau Como, Lombardy, telah mendorong seruan untuk perawatan yang lebih baik bagi orang tua di Italia.
BACA JUGA: Italia Jadi Negara dengan Kenaikan Kasus Covid-19 Paling Banyak
Wanita yang tinggal sendiri itu diyakini tidak memiliki kerabat dan tidak terlihat oleh tetangganya sejak September 2019. Para tetangga dilaporkan berasumsi bahwa Beretta telah pindah pada awal pandemi virus corona, yang melandia Italia pada awal 2020.
Mayatnya ditemukan Jumat (4/2/2022) lalu oleh pemadam kebakaran Como menyusul keluhan sebuah pohon tumbang di kebunnya sebagai akibat dari tanaman yang tumbuh tak terurus, demikian dikonfirmasi petugas pers Balai Kota Como, Francesca Manfredi, kepada CNN.
BACA JUGA: Sejumlah Lansia di Italia Merasa Lebih Takut Kesepian daripada Corona
Penyebab kematiannya tidak diketahui tetapi berdasarkan tingkat pembusukan, dia diyakini telah meninggal pada akhir 2019.
Polisi tidak menemukan apa pun di tempat kejadian yang menunjukkan kematiannya mencurigakan.
Wali Kota Como Mario Landriscina mengatakan kematian Beretta harus menjadi "momen refleksi".
Dia mengundang penduduk setempat untuk menghadiri pemakaman wanita tua itu, yang tanggalnya belum ditentukan.
"Ini adalah tragedi yang terjadi dalam konteks yang diperumit oleh pandemi, dari kota yang tertutup dan terisolasi,” kata Landriscina sebagaimana dilansir Sky News.
"Siapa yang tahu betapa menderitanya wanita ini. Sekarang saatnya memberi kesaksian dan saya mengundang kota untuk hadir."
Menteri untuk keluarga dan kesempatan yang sama, Elena Bonetti, mengatakan kematiannya yang "terlupakan" melukai hati nurani Italia.
"Kami memiliki tugas, sebagai komunitas yang ingin tetap bersatu, untuk mengingat hidupnya... tidak ada yang harus ditinggalkan sendirian," tulisnya di Facebook.
Hampir 40 persen orang berusia di atas 75 tahun di Italia hidup sendiri, menurut laporan 2018 oleh lembaga statistik nasional.
(Rahman Asmardika)