Selama beberapa hari setelahnya, pasukan PLA berhasil merebut beberapa kota di Vietnam, dan pada 6 Maret 1979 China mengklaim bahwa pasukannya berhasil membuka pintu ke Ibu Kota Hanoi dan menyatakan misinya di Vietnam telah tercapai. Tidak ingin meningkatkan ketegangan dengan Uni Soviet, Pemimpin China Deng Xiaoping memerintahkan penarikan pasukan PLA dari Vietnam sembari melakukan taktik bumi hangus.
BACA JUGA: China Dikabarkan Akan Dirikan Pangkalan Misil di Dekat Perbatasan Vietnam
Dalam konflik yang relatif singkat ini pihak China diperkirakan kehilangan 26.000 pasukan dan 37.000 lainnya luka-luka, sementara di pihak Vietnam jumlah korban jiwa mencapai 30.000 dan 32.000 luka-luka. Kedua belah pihak mengklaim kemenangan dalam perang ini.
Ketegangan antara China dan Vietnam tetap tinggi selama dekade berikutnya, dan sebagian besar sumber daya Vietnam, yang jumlahnya tidak besar, dialokasikan untuk melindungi perbatasannya dengan China dan kepentingannya di Kamboja.
(Rahman Asmardika)