WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang berkoordinasi dengan sekutunya dan akan mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia sesegera mungkin pada Selasa (22/2) waktu setempat. Sanksi terbaru ini terkait dengan langkah Rusia yang mengakui dua wilayah Ukraina yang memisahkan diri sebagai wilayah independen dan mengirim pasukan "penjaga perdamaian" ke sana.
"Besok, Amerika Serikat akan menjatuhkan sanksi kepada Rusia atas pelanggaran yang jelas terhadap hukum internasional dan kedaulatan Ukraina serta integritas teritorial," terang Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Linda Thomas-Greenfield, kepada wartawan setelah pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB pada Senin (21/2) malam.
"Kami dapat, akan, dan harus bersatu dalam seruan kami agar Rusia menarik pasukannya, kembali ke meja diplomatik dan bekerja menuju perdamaian,” lanjutnya.
Baca juga: Putin Perintahkan Pasukan ke Wilayah pro-Rusia di Ukraina, Barat Peringatkan Serangan Pembuka
Diketahui, Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (21/2) mengakui dua wilayah Ukraina yang memisahkan diri sebagai wilayah independen dan mengatakan kepada kementerian pertahanan Rusia untuk mengerahkan pasukan ke dua wilayah tersebut untuk "menjaga perdamaian", meningkatkan ketegangan dengan Barat atas Ukraina.
Baca juga: Putin Kirim Pasukan ke Donbass, AS Bersikap Menunggu dan Melihat
Pejabat pemerintahan Biden mengatakan langkah Putin tidak memicu paket sanksi luas yang telah dikerjakan AS dan sekutunya jika Rusia menginvasi Ukraina karena Rusia sudah memiliki pasukan di wilayah tersebut.