Dalam hasil survei Litbang Kompas terbaru tersebut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih berada di posisi teratas dengan perolehan suara responden sebesar 22,8 persen. Di posisi kedua ada Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan angka perolehan 13,9 persen.
Partai Demokrat ada di posisi ketiga dengan perolehan suara responden 10,7 persen. Kemudian menyusul di posisi keempat ada Golkar dengan perolehan suara responden 8,6 persen.
Pada posisi kelima ada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan perolehan suara 6,8 persen. Di posisi keenam ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan perolehan 5,5 persen.
Diurutan ketujuh ada Partai Nasdem (Nasional Demokrat) dengan perolehan suara responden 3,5 persen. Menyusul Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di posisi kedelapan dengan perolehan suara 2,8 persen.
Diposisi kesembilan ada Partai Amanat Nasional (PAN) dengan perolehan suara 2,5 persen. Kemudian di urutan ke-10 ada Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dengan perolehan suara responden 2,5 persen atau sama dengan PAN.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ada di posisi ke-11 dengan perolehan 0,9 persen. Partai Hanura di posisi ke-12 dengan perolehan 0,6 persen.
Lalu ada Partai Bulan Bintang (PBB) di urutan ke-13 dengan raihan suara 0,4 persen. Menyusul Partai Garuda di posisi ke-14 dengan angka 0,4 persen.
Sementara itu responden yang menjawab partai politik selain 14 partai tersebut ada 0,3 persen. Perlu dicermati bahwa ada sebanyak 17,6 persen responden yang tidak menjawab atau menyatakan pilihan partai politiknya masih rahasia.
Survei tersebut dilaksanakan secara tatap muka pada 17-30 Januari 2022 terhadap 1.200 responden secara acak dengan menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi. Tingkat kepercayaan survei ini sebesar 95 persen, dengan margin error penelitian kurang lebih 2,8 persen dengan penarikan sampel acak sederhana.
(Awaludin)