Raja Airlangga Belah Kerajaannya Jadi Dua, Apa Alasannya?

Avirista Midaada, Jurnalis
Rabu 23 Februari 2022 06:58 WIB
Ilustrasi (Foto: ist)
Share :

DI BALIK nama besar Raja Jayabaya dari Kerajaan Kediri, kerajaan ini merupakan hasil dari pembagian wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan Mataram Kuno sendiri merupakan salah satu kerajaan besar di Indonesia, yang awalnya berlokasi di Jawa Tengah, namun akhirnya memindahkan pusat pemerintahannya ke Jawa Timur.

Berdirinya Kerajaan Kediri tak bisa dilepaskan dari Raja Airlangga yang bertahta di Kerajaan Mataram Kuno. Awalnya Raja Airlangga membagi kerajaan menjadi dua, yaitu di Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri), yang dibatasi dengan Gunung Jawi dan Sungai Brantas. Tujuan pembagian kerajaan tersebut yaitu agar tidak ada pertikaian.

Namun ketika Raja Airlangga memutuskan membagi dua kerajaannya, menjadi Jenggala dan Panjalu. Alhasil perubahan – perubahan pun terjadi, dalam artian ketidakstabilan politik yang semakin berlangsung. Hal itu terungkap dalam buku "Kerajaan Kediri atau Panjalu: Sistem Politik, Ekonomi, Sosial, dan Budaya, Yuka, Tanaya, P., Ravando, Dieta Lebe S., dan Iqra R., 2007".

Kerajaan Janggala atau Kahuripan terdiri atas Malang dan Delta Sungai Brantas dengan pelabuhan Surabaya, Rembang, dan Pasuruhan, dengan ibukotanya Kahuripan. Sedangkan Kerajaan Panjalu (Kediri) meliputi Kediri, Madiun dengan ibukotanya Daha.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya