Ia menyebutkan, gerak cepat penanggulangan bencana di Lumajang tersebut sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo tentang percepatan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.
"Kami harapkan tentu saja dalam waktu tidak terlalu lama masyarakat yang saat ini masih tinggal di pengungsian bisa segera menempati pemukiman yang baru di wilayah relokasi tersebut," kata Suharyanto.
BACA JUGA:Sistem Peringatan Dini di Gunung Semeru Tak Sebaik Merapi
Ia menyebutkan, tantangan yang akan dihadapi oleh BNPB tidak mudah karena Indonesia merupakan negara kepulauan dan laut yang amat rawan dengan berbagai macam potensi bencana.
"Kami juga menyadari bahwa tantangan kedepan tidak semakin ringan dihadapkan dengan kejadian bencana yang selalu bertambah dari waktu ke waktu," pungkasnya.
(Awaludin)