SIMPANG EMPAT - Warga korban gempa di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, membutuhkan tenda dan sembako setelah rumah mereka mengalami rusak berat usai diguncang gempa M6,1.
Herman salah seorang warga Nagari Kajai di Simpang Empat, Jumat, mengatakan saat ini kondisi rumahnya rusak berat sehingga tidak layak huni dan membutuhkan tenda.
Menurut dia, hampir semua rumah di Kajai rusak sedang hingga berat. Ia menceritakan gempa besar terjadi tiga kali dan setelah itu ada banyak gempa susulan.
BACA JUGA:Usai Gempa M 6,1 Pasaman Barat, Muncul Lumpur Panas dari Permukiman Warga
Sementara warga Bateh Pulai, Nagari Kajai, Meizen menyatakan sedikitnya 25 bangunan hancur beserta perabotan di sekitar kediamannya
"Saat ini warga yang rumahnya hancur mengungsi ke Simpang Empat tepatnya di jalur 32," kata dia.
Selain itu warga juga khawatir terjadi longsor karena daerah Kajai berada di kawasan perbukitan.
BACA JUGA:Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Pasaman Barat, BNPB Segera Turunkan Tim Reaksi Cepat
"Hingga saat ini kami masih bertahan di luar rumah, karena gempa susulan masih terus terjadi," ujarnya.