PASAMAN BARAT - Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang menerima laporan sebanyak enam orang dinyatakan hilang pasca gempa 6,1 di Pasaman Barat, Sumatera Barat kemarin.
"Mereka merupakan warga di sekitar lokasi longsor yang sempat viral, di Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman," kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Kantor SAR Kelas A Padang, Octavianto, Sabtu (26/2/2022).
BACA JUGA:Air Panas Muncul di Pasaman Pasca-Gempa M6,1, BMKG Ungkap Penyebabnya
Enam warga yang hilang itu bernama Safar (49), Manir (50), Suar (56), Sendri (32), Upiak Madan (27) dan Rodi (32).
Ada delapan petugas dari Basarnas dikerahkan membantu mencari korban. Sejumlah pihak lain dari TNI, Polri, BPBD, unsur kebencanaan dan masyarakat juga ikut membantu mencari korban hilang.
BACA JUGA:Gempa Pasaman Barat, Pemkab Tetapkan Masa Tanggap Darurat Selama 14 Hari
Sementara sampai saat ini sudah delapan orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa di Pasaman Barat. Delapan orang itu dari dua Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman. Berdasarkan data dari Badan SAR Nasional, salah satu korban meninggal adalah Ansimar (70)
"Korban ditemukan meninggal di dalam reruntuhan bangunan Masjid Raya Kajai, Kabupaten Pasaman Barat," kata Kepala Kantor Penyelamatan dan Pertolongan, Kelas A Padang, Asnedi.
(Awaludin)