Sebelumnya, setelah gempa berkekuatan M 6,1 melanda Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Jumat (25/2), BMKG melakukan survei kerentanan tanah terhadap guncangan gempa yang diverifikasi dengan pemetaan tingkat kerusakan bangunan.
BMKG juga terus memonitor dan memetakan gempa-gempa susulan, untuk memprakirakan kapan gempa susulan akan berakhir.
Hasil survei disiapkan untuk direkomendasikan kepada Pemerintah Daerah agar secara ketat memperhatikan building code untuk standar bangunan tahan gempa, terutama pada zona-zona yang rentan mengalami guncangan gempa.
(Qur'anul Hidayat)