Lavrov diketahui berbicara kepada Dewan HAM dari jarak jauh, setelah membatalkan kunjungannya karena penutupan wilayah udara Eropa untuk pesawat Rusia.
Dalam pidatonya, Menlu Rusia membenarkan serangan negaranya ke Ukraina karena menuduh pihak Ukraina melakukan pelanggaran HAM terhadap minoritas Rusia.
Dia juga menuduh UE terlibat dalam “kegilaan Russophobic” dengan memasok senjata mematikan ke Ukraina selama kampanye militer Moskow yang dimulai Kamis (24/2) lalu.
Moskow menggambarkan invasi tersebut sebagai "operasi militer khusus" yang bertujuan untuk mengusir "neo-Nazi" yang berkuasa di Ukraina.
(Susi Susanti)