Seminggu Bungkam, Rusia Akui Hampir 500 Tentaranya Tewas di Ukraina

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 03 Maret 2022 09:55 WIB
Milisi pro-Rusia mengenakan seragam tanpa insignia terlihat di atas tank di Wilayah Donetsk, Ukraina timur, 1 Maret 2022. (Foto: Reuters)
Share :

Moskow melancarkan serangannya terhadap tetangganya pekan lalu, mengklaim itu adalah satu-satunya pilihan yang tersisa untuk melindungi Republik Donetsk dan Luhansk yang memisahkan diri di timur Ukraina. Kremlin mengungkapkan bahwa “denazifikasi” dan “demiliterisasi” Ukraina adalah di antara tujuan lain dari operasi tersebut.

Kiev telah membantah menyembunyikan rencana untuk merebut kembali republik-republik itu dengan paksa, menyebut serangan Rusia tidak beralasan. Donetsk dan Lugansk berpisah dari Ukraina pada 2014, menyusul peristiwa Maidan yang menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis. Menjelang invasi, Rusia secara resmi mengakui kedua republik tersebut sebagai negara merdeka.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya