Musim Kemarau 2022 di Bawah Normal, BMKG: Waspada, Karhutla Akan Lebih Besar

Binti Mufarida, Jurnalis
Jum'at 18 Maret 2022 10:55 WIB
Karhutla (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau di tahun 2022 akan di bawah normal atau lebih kering. Di mana curah hujan lebih rendah dari reratanya.

“Terkait dengan isu-isu yang terkait dengan musim kemarau 2022. Potensi tentang kebakaran hutan dan lahan bahwa tahun ini musim kemarau diperkirakan dominan bersifat normal dan bahkan sebagian kecil berada di bawah normal,” ujar kata Plt Deputi Klimatologi, Urip Haryoko saat Jumpa Pers: Prakiraan Musim Kemarau 2022, Jumat (18/3/2022).

Baca Juga:  BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Akan Terjadi pada Agustus 2022

Urip menambahkan, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 2022 ini akan lebih besar. “Kita tahu tahun lalu kemarau itu bersifat di atas normal atau cenderung basah, jadi jika dibandingkan dengan tahun 2021 maka potensi Karhutla di tahun 2022 ini akan lebih besar,” ujarnya.

Bahkan, Urip mengatakan saat ini saja sudah ada 18 titik hotspot karhutla di sebagian wilayah Indonesia. “Saat ini, saja sudah terpantau beberapa hotspot seperti di Aceh, Riau, kemudian Sumsel, Sumut, Kepulauan Bangka Belitung, Kalbar dan sebagainya. Ini di Kalbar yang cukup banyak atau sekitar 18,” katanya.

“Sehingga jika melihat kecenderungan musim kemarau tahun ini, kita perlu waspada potensi kebakaran hutan dan lahan,” imbuh Urip.

Baca Juga:  Fenomena La Nina Diperkirakan Bertahan hingga Pertengahan 2022, Ini Dampaknya

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya