Tertulis bahwa para korban di Indonesia merugi hingga Rp5 triliun. "Ada lagi lebih sadis. Entah benar entah enggak (apa benar sampai 5T) wassalam ini kalau sampai benar," kata Sahroni.
Politikus NasDem itu meminta agar kepolisian melakukan penyelidikan. Guna mengejar pelaku di balik investasi bodong tersebut.
(Qur'anul Hidayat)