Waktu itu suasana duka meliputi keluarga Habibie. Ibu Habibie sedang mengandung dan seorang anak, BJ Habibie, yang kelak mengambil peranan penting, baru belasan tahun saja umurnya.
Keluarga Brigade Mataram turut berduka cita dan membantu penguburan Bapak Habibie. Hubungan anggota Brigade Mataram bertambah erat lagi dengan keluarga Habibie disebabkan oleh adanya seorang perwira Brigade Mataram yang menjalin cinta dengan seorang putri Habibie.
"Kapten Subono kawin dengan kakak BJ Habibie dan dengan ini, saya, sebagai Komandan Brigade, besanan dengan lbu Habibie," jelas dia.
Baca juga: Kisah Soeharto Copot Benny Moerdani Sebagai Panglima ABRI
(Fakhrizal Fakhri )