JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono bakal meminta persetujuan DPR RI untuk menghapus KRI Teluk Sampit-515 dari jajaran alutsista matra laut.
Permintaan itu akan disampaikan langsung oleh Yudo saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I pada besok, Kamis 24 Maret 2022.
Diketahui sebelumnya sudah ada dua KRI yang telah disetujui oleh pihak parlemen untuk dihapus, yakni Teluk Mandar-514 dan KRI Teluk Penyu-513.
"Besok juga ada RDP tentang persetujuan 1 KRI lagi, KRI Sampit. Besok akan ada RDP," ungkap Yudo di Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (23/3/2022).
Yudo menjelaskan, prosedur penghapusan KRI sendiri telah melalui beragam proses. Pertama, TNI AL mengajukan kepada Panglima TNI.
Baca juga: KRI Teluk Palu 523 Perkuat Armada TNI AL, Intip Spesifikasinya
Kemudian, Panglima TNI mengajukan ke Kementerian Pertahanan (Kemhan). Lalu dari, Kemhan akan mengajukan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kemenkeu meneruskan pengajuan itu ke Presiden.
"Dari Presiden nanti balik lagi ke bawah. Ya tentunya kemarin sudah disampaikan dalam RDP keputusan itu sehingga disetujui atau tidak oleh DPR," jelasnya.
Baca juga: KRI Kartoang Usir Kapal Tanker MT Chemstar Sapphire di Selat Malaka, Ada Apa?