JAKARTA - Setiap kota di dunia memiliki ceritanya tersendiri. Mulai dari bagaimana budaya masyarakat yang mendiaminya, hingga bagaimana sejarah kota itu terbentuk. Beberapa kota di dunia rupanya sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Kota tersebut secara tidak langsung menyaksikan beberapa peradaban manusia.
Tak hanya itu saja, kota-kota tertua ini meninggalkan sejumlah warisan budaya yang menarik untuk dikaji. Berikut merupakan kota tertua di dunia.
• Yerikho, Tepi Barat
Kota Yerikho sudah ada dalam kitab Yosua dan merupakan bagian lain dari Perjanjian Lama dan Baru dari Alkitab Yudeo-Kristen. Kota ini berusia hampir 11.000 tahun lalu. Lokasi kota ini berada di lembah Sungai Yordan dengan sungai yang mengalir di sebelah timur dan kota Yerusalem di sebelah barat. Di Yerikho terdapat tembok tertua yang ditemukan para arkeolog dan diperkirakan dari masa 8000 SM. Di tahun 1573 SM, tembok dan kota hancur oleh gempa bumi. Yerikho kini terletak di ketinggian 1.3000 kaki atau 400 meter di bawah permukaan laut dan kotanya masih berpenghuni.
Baca juga: 5 Kota Tertua di Indonesia, Usianya Lebih dari 1.000 Tahun!
• Damaskus, Suriah
Kota Damaskus sudah ada sejak 11.000 tahun lalu dan merupakan salah satu kota tertua di dunia yang masih dihuni banyak penduduk. Kota ini pertama kali dihuni pada abad ke-7 SM. Kota ini merupakan saksi peradaban-peradaban yang ada. Pada era kekuasaan Khalifah Umar bin Khattab, Islam mulai memberikan pengaruhnya di kota itu. Tercatat kekuasaan Islam di Damaskus telah ada sejak September 635 Masehi. Pada tahun 2008, UNESCO menamai kota tersebut sebagai Ibu Kota Kebudayaan Arab.
Baca juga: 6 Kota Tertua di Dunia, Objek Wisata Sejarah Peradaban Manusia
• Aleppo, Suriah
Aleppo dalam bahasa Arab bernama Halab. Kota ini telah berusia kurang lebih hampir 8000 tahun, sejak zaman Paleo-Babilonia. Lokasinya terletak di antara Laut Mediterania dan Mesopotamia. Letaknya yang strategis membuat kota ini menjadi kota penghubung perdagangan pada zaman dulu. Di kota ini ditemukan teks peradaban Mesir pada abad 20 SM. Selain itu juga ditemukan juga sisa-sia kuil dari akhir milenium ketiga Sebelum Masehi, dan diyakini kota ini sudah ada sejak zaman kerajaan-kerajaan terdahulu.