"Kami menemukan kuburan massal. Kami menemukan orang-orang dengan tangan dan kaki terikat dan dengan tembakan, lubang peluru, di belakang kepala mereka,” lanjutnya.
"Mereka jelas warga sipil dan mereka dieksekusi,” ujarnya.
Seorang pejabat setempat, pada Minggu (3/4) mengatakan sedikitnya 57 orang ditemukan terkubur di kuburan missal. Dia menunjukkan kepada AFP celah parit tempat mayat-mayat itu tergeletak.
"Di sini, di kuburan yang panjang ini, 57 orang dimakamkan," kata Serhii Kaplychnyi, yang mengidentifikasi dirinya sebagai kepala layanan penyelamatan di Bucha dan yang mengorganisir pemulihan mayat-mayat itu.
Kuburan massal berada di belakang sebuah gereja di pusat kota. Beberapa mayat tidak terkubur atau sebagian terkubur di dalam tanah.
Kira-kira 10 mayat terlihat, baik tidak terkubur atau sebagian tertutup oleh bumi.
Beberapa mayat disembunyikan dalam kantong mayat zip-up hitam sementara yang lain mengenakan pakaian sipil.
Sementara itu, Rusia sejauh ini belum berkomentar secara terbuka atas tuduhan tersebut. Moskow sebelumnya telah membantah tuduhan Ukraina bahwa mereka telah menargetkan warga sipil atau melakukan kemungkinan kejahatan perang.
(Susi Susanti)