Protes Kebijakan, Pangeran Hamzah dari Yordania Lepas Gelar Kerajaan

Susi Susanti, Jurnalis
Senin 04 April 2022 08:49 WIB
Pangeran Hamzah dari Yordania (Foto: Reuters)
Share :

Pada April tahun lalu, Hamzah dituduh mengacaukan monarki dalam plot yang diilhami asing, tetapi terhindar dari hukuman setelah berjanji setia kepada Raja Abdullah, saudara tirinya.

Tahun lalu dia ditempatkan di bawah tahanan rumah setelah membuat tuduhan tentang korupsi dan pemerintahan otoriter. Perseteruan itu mengguncang citra Yordania sebagai surga stabilitas di Timur Tengah yang tak terduga.

Seorang mantan kepala penasihat kerajaan dan seorang bangsawan kecil kemudian dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena terlibat dalam rencana yang diduga untuk membawa Hamzah ke tampuk kekuasaan.

Hamzah bulan lalu mengeluarkan permintaan maaf dan berjanji untuk tidak bertindak melawan kepentingan penguasa Yordania.

Diketahui, krisis tahun lalu mendorong kekuatan besar Barat dan regional untuk bersatu di belakang Raja Abdullah dalam dukungan publik yang langka untuk sekutu setia AS yang memainkan peran penting dalam keamanan regional.

Raja mengatakan krisis itu "yang paling menyakitkan" karena datang dari dalam keluarga kerajaan dan dari luar.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya