Ridwan mengatakan bantuan pompa air juga diturunkan sesaat banjir meremdam perumahan tersebut. Pasca penyedotan pun air kali ditaksirnya sudah dalam ketinggian normal.
“(pompa air) dari semalam sampai pagi, air kali setinggi ini sudah normal cuman tergantung dari dalam alirannya gimana,” tuturnya.
Hingga saat ini sejumlah kendaraan warga masih terpakir di tempat yang lebih tinggi. Ridwan juga mengatakan bahwa akses pintu masuk perumahan IKIP lewat gerbang depan harus terputus sementara.
“Pagi ini masih belum bisa (jalan diakses), warga bisa lewat masjid,” pungkasnya.
(Awaludin)