Dihubungi terpisah, Kapolsek Megamendung AKP Tri Lesmana juga membenarkan bahwa pria berinisial AP itu tinggal di Kecamatan Megamendung. Terkait kasusnya sendiri ditangani Polda Metro Jaya.
"Informasinya seperti itu tinggal di Megamendung. Pihak Polda Metro ya yang berangkat ke sana, diamankan atau tidaknya belum tahu. Cuma pihak Polda Metro sempat konfirmasi ke Polsek mereka mau mencari orang tersebut," ucap Tri.
Senada dengan Camat, Tri menyebut yang bersangkutan bukan berstatus mahasiswa. Melainkan petugas satpam salah satu hotel di kawasan Puncak.
"Bukan, bukan (mahasiswa) kalau itu saya pastikan bukan. Dia sebagai karyawan security hotel di wilayah sini (Puncak). Saya tidak bisa sebutkan ya ininya (nama hotel tempat AP bekerja)," pungkasnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya membenarkan sejumlah orang pengeroyok pegiat media sosial Ade Armando viral di media sosial. Ada empat pria diduga pengeroyok Ade fotonya terpampang di medsos.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Endra Zulpan mengatakan, keempat pelaku itu memang pria yang diduga mengeroyok Ade dan masih diburu.
"Iya, itu yang sudah teridentifikasi sebagai pelaku pemukulan," kata Zulpan, Senin 11 April.
(Arief Setyadi )