Kemudian yang kedua, pola kerja penyelenggara pemilu diharapkan kedepannya semakin mengedepankan asas dasar pemilu yakni jurdil (jujur dan adil) dan menjaga marwah pemilu senantiasa bersifat Luber (langsung, umum, bebas dan rahasia).
"Harapan Perindo yang kedua yaitu KPU dan Bawaslu harus bekerja secara berintegritas tinggi dan penuh sikap profesional. Mereka harus melayani dengan standar yang terhadap semua partai politik demi terciptanya pemilu yang jurdil dan luber," tegas Yusuf membeberkan.
Dalam diskusi tersebut, Ketua Bidang Organisasi dan Kader Partai Perindo tersebut juga berdialog dengan Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Nurlia Dian Paramita. Terkait pelantikan tersebut, Mita menaruh harapan besar pada terobosan teknis penyelenggaraan pemilu yang nantinya diluncurkan oleh para komisioner pengawal demokrasi tersebut.
"Kami sebagai perwakilan masyarakat sipil berharap penyelenggara pemilu yang baru dilantik itu mampu mengawal teknis pemilu yang mencerminkan tahapan yang mandiri dan berintegritas," pungkasnya.
(Awaludin)