LOMBOK BARAT - Di sebuah ruang kelas sederhana di pesisir Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, puluhan anak nelayan belajar, bernyanyi, dan merangkai cita-cita mereka. Di tengah kehidupan yang lekat dengan ombak dan perahu, mereka menyimpan mimpi besar untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.
Pemandangan itu ditemui Ketua Fraksi Partai Perindo DPRD Lombok Barat, Syamsuriansyah, saat mengunjungi PAUD Nelayan pada akhir pekan lalu. Sekolah tersebut dinamai PAUD Nelayan karena seluruh peserta didiknya merupakan anak-anak dari keluarga nelayan di Desa Kuranji.
"Saya terharu melihat semangat anak-anak di sana. Meski berasal dari keluarga nelayan, mereka memiliki cita-cita yang luar biasa," ujar Syamsuriansyah, yang akrab disapa Dr. Syam, Senin (3/8/2026).
Dalam kunjungan itu, Dr. Syam tampak duduk lesehan bersama para siswa. Ia bercengkerama, mengajak mereka berbincang santai, sekaligus menanyakan cita-cita yang ingin diraih. Momen tersebut menggambarkan bahwa di tengah berbagai keterbatasan, anak-anak pesisir tetap memiliki harapan besar untuk masa depan.
Kunjungan itu merupakan bagian dari Gerakan Ayo Sekolah (GAS) dan program Dr. Syam Mengajar yang diinisiasinya untuk mendorong anak-anak tetap mengenyam pendidikan sekaligus menekan angka anak tidak sekolah di Lombok Barat.