4. AM Hendropriyono
Hendropriyono melakukan operasi di Kalimatan bersama timnya Sandi Yudha. Operasi itu untuk melumpuhkan Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak (PGRS) dan Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (Paraku).
Hendropriyono berusaha untuk melumpuhkan lawan tanpa kekerasan dengan Tim Sandi Yudha. Di mana Sandi Yudha merupakan satuan intelijen Kopassus.
Namun sayang, upayanya tak membuahkan hasil hingga akhirnya dilakukan tindakan kekerasan. Munculnya pasukan bersenjata itu bermula dari Presiden Soekarno sengaja membuntuk pasukan gerilya saat Indonesia dan Malaysia memanas pada 1963-1966.
Ketika Soeharto menduduki kursi presiden, pasukan yang dilatih TNI di Surabaya, Bandung dan Bogor justru malah menjadi musuh. Pasukan itu tak mau meletakkan senjata kendati Soeharto memutuskan untuk berdamai dengan Malaysia.
TNI pun dipimpin Hendropriyono diutus untuk menertibkan mereka. Di peristiwa lain, Hendropriyono juga dikenal sebagai sosok yang berhasil menumbangkan Kelompok Warsidi di Talangsari, Lampung pada 1989.
Hendropriyono juga pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Bahkan, pria kelahiran Yogyakarta 7 Mei 1945 itu mendapat julukan The Master Of Intelligence.
(Arief Setyadi )