"Bukan masalah kartunya tapi mereka diharapkan bisa sadar akan haknya. Ini bagian dari pendidikan kewarganegaraan juga. Dulu, anak yang sudah 17 tahun agak terlambat. Begitu ada kebutuhan yang mendesak dan lain-lain baru mengurus KTP. Sekarang saya minta di hari mereka ulang tahun, mereka sudah punya KTP. Pola ini akan terus dilakukan Disdukcapil ke seluruh sekolah di Kota Bogor," jelas Bima.
BACA JUGA:Penantian Panjang Hunian Tetap Korban Terdampak Longsor di Sukajaya Bogor
Selain itu, Bima juga menyebut setiap akan memasuki masa Pilkada, Pilpres, Pileg, Disdukcapil dipastikan untuk melakukan pendataan semaksimal mungkin supaya warga memperoleh haknya untuk pemilu.
"Jangan sampai ada yang luput menggunakan haknya," pungkasnya.
(Awaludin)