Dia menambahkan, sementara ini dia tinggal di pengungsian yang disiapkan oleh pemerintah setempat, termasuk di masjid yang tak jauh dari lokasi kebakaran. Dia hanya berharap ada pihak yang membantu agar istrinya itu bisa melahirkan dengan mudah dan lancar ke depannya mengingat dia sudah tak punya apa-apa lagi imbas kebakaran.
"Kita udah nggak punya apa-apa lagi, celengan abis, tapi semoga Insya Allah, yang penting istri saya lahiran lancar. Mungkin urusan BPJS semoga digampangkan, kita sudah susah tambah susah lagi karena urus BPJS kan gampang-gampang susah, paling nanti saya laporan dahulu, tapi kalau pihak kelurahan sih bilang tenang saja, nanti urusan kelurahan," katanya.
(Arief Setyadi )