Data BMKG menunjukkan, tinggi gelombang yang terjadi melebihi angka-angka harian setinggi 1,7-2 meter. Tinggi gelombang pada saat itu mencapai 2,5 meter hingga 4 meter.
3. Banjir Rob di Pesisir Pantai Utara Jawa Tengah
Banjir rob terjadi di pesisir Kota Semarang, tepatnya di kawasan sekitar Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, pada 23 Mei 2022. Selain menerjang wilayah tersebut, banjir rob juga meluas ke beberapa kabupaten lain di kawasan pantai utara Jawa Tengah.
Dikabarkan, Demak dan Pekalongan terdampak banjir rob. Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Ganisa Erutjahjo mengungkapkan, pertengahan Mei hingga Juni ini terjadi fenomena alam puncak pasang tertinggi karena posisi jarak bumi dan bulan yang dekat.
Fenomena ini juga diiringi dengan tinggi gelombang laut yang berkisar 1,25 meter hingga 2 meter. Faktor lain yang menjadikan banjir rob kali ini lebih parah dibanding sebelumnya adalah jebolnya tanggul penahan air di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas. Hal ini mengakibatkan limpasan air lebih banyak ke daratan.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Retno Widyaningsih mengatakan bahwa tingginya banjir rob ini terjadi karena jarak bumi dan bulan ada di posisi terdekat, atau biasanya disebut dengan fenomena Perigee.
Diiringi juga dengan tinggi gelombang perairan utara Jawa Tengah yang mencapai 1,25-2,5 meter. Akibat banjir rob ini, sejumlah wilayah terendam, dengan ketinggian hingga 2 meter di kawasan yang terdampak paling parah.
Diolah dari berbagai sumber/Septi Kurnia/Litbang MPI
(Arief Setyadi )