Menurutnya, dari ciri-ciri pelaku Rondi menduga perempuan yang mendatangi rumahnya bukan orang Jawa dari logat bicaranya. Tetapi, ia memastikan tak mengenal atau tak mengetahui kedua orang perempuan yang diduga kuat mengambil uang miliknya.
"Yang satu saya lihat bukan orang Jawa nada bicaranya saya bisa membedakan satunya lemas. Memang bahasanya kaku bukan orang Jawa bahasa Indonesia tapi nadanya lain bukan orang Jawa. Saya nggak kenal, nggak pernah ketemu juga," tuturnya.
Kepolisian sendiri pada sudah mendatangi lokasi rumah dan toko kelontong milik Rondi. Petugas kepolisian telah memintai keterangan pemilik rumah dan toko, serta sejumlah saksi mata yang ada di lokasi kejadian.
(Arief Setyadi )