BULAN Juni selalu diperingati sebagai bulan Bung Karno. Presiden Pertama RI itu lahir di bulan Juni. Begitu juga wafat dan menemukan Pancasila, juga berlangsung di bulan Juni.
Bung Karno memiliki beragam sisi sensasional. Sepak terjangnya dalam melawan penjajahan kolonial Belanda di depan persidangan di Landraad, Bandung tahun 1930, mengejutkan sekaligus dikenang sepanjang sejarah republik berdiri.
BACA JUGA:Misteri Detak Jantung Lukisan Bung Karno di Blitar
Bung Karno yang ditangkap bersama Gatot Mangkoepradja, Maskoen Soemadiredja dan Supriadinata, membela diri di muka peradilan kolonial Belanda yang telah mengancamnya dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara.
Pledoinya yang diberi judul Indonesia Menggugat, menggemparkan. Namun tak hanya sisi perjuangannya. Sisi percintaan Bung Karno juga tak kalah sensasional.
BACA JUGA:Kala Hati Bung Karno Remuk Redam Melihat Nasib Romusa di Banten
Putra Raden Soekemi Sosrodihardjo dengan Ida Ayu Nyoman Rai itu dikenal sebagai laki-laki yang romantis. Seorang pria flamboyan. Terutama pada saat sedang kasmaran atau jatuh hati kepada wanita yang digandrungi.