JAKARTA - Polisi masih mendalami dugaan Ketua Pemuda Pejuang Bravo Lima, Ali Fanser Marasabessy ikut melakukan penganiayaan terhadap anak anggota DPR Indah Kurniawati, Justin Frederick. Ali diduga menanduk hingga membuat hidung Justin berdarah.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan polisi masih mendalami dugaan penandukan hingga terkena hidung tersebut. Dia menyebut sejauh ini polisi belum menemukan bukti yang kuat kalau keterlibatan Ali Fanser dalam penganiayaan Justin.
"Masih dilakukan pengembangan terkait adanya informasi adanya seruduk yang dilakukan oleh orang tua daripada FM (Ali Fanser) itu ya. Tapikan bukti ke arah sana kita belum temukan bukti yang kuat," kata Zulpan saat dikonfirmasi, Rabu (8/6/2022).
Zulpan mengatakan dengan belum ditemukannya keterlibatan dalam penganiayaan, maka sejauh ini Ali Fanser masih berstatus sebagai saksi. Sampai saat ini tersangka masih satu yakni anak dari Ali Famser, Faisal Marasabessy.
"Sampai saat ini masih satu tersangka," jelasnya.
Sebelumnya, Justin Frederick mengalami pemukulan di Tol Dalam Kota, Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Peristiwa pemukulan tersebut terekam dan viral di media sosial. Dalam video tersebut tampak seorang pria menganiaya korban. Sedangkan satu pria lainnya tampak cekcok sebelum meninggalkan korban.