Profil Prabowo Subianto, Menteri yang Dipanggil Jokowi di Tengah Kencangnya Isu Reshuffle

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 15 Juni 2022 06:26 WIB
Prabowo Subianto (Foto: Dok Okezone)
Share :

Pria kelahiran 17 Oktober 1951 itu diangkat menjadi komandan Grup 3/Sandhi Yudha, salah satu komando kontra-insurjensi Kopassus. Hingga pada 1995, Prabowo diangkat menjadi Komandan Jenderal Kopassus (Danjen) Kopassus dengan pangkat Mayor Jenderal.

Sebagai komandan jenderal, salah satu tugas pertama Prabowo adalah operasi pembebasan sandera Mapenduma. Kopassus, terutama Sat-81/Gultor yang pernah dipimpin langsung oleh Prabowo, memiliki pengalaman dalam menangani operasi pembebasan sandera. Paling dikenang adalah keberhasilan menyelamatkan penumpang Garuda DC-9 Woyla di Bangkok pada 1981.

Operasi ini berhasil menyelamatkan sepuluh dari dua belas orang peneliti yang tergabung dalam ekspedisi Lorentz 95 dan diculik oleh gerilyawan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Meskipun diwarnai oleh insiden penembakan komandan Sat-81 oleh anak buahnya sendiri. Namun, operasi ini dianggap berhasil menyelamatkan nyawa para peneliti yang berkebangsaan Indonesia, Inggris, Belanda, dan Jerman. Prabowo pun diangkat menjadi Pangkostrad pada 20 Maret 1998.

Dalam sektor bisnis, Prabowo memiliki dan memimpin 27 perusahaan baik di Indonesia dan luar negeri. Bisnis yang digeluti di antaranya di bidang minyak kelapa sakit, migas, pertambangan, pertanian, kehutanan dan Pulp, serta di bidang perikanan.

Prabowo juga aktif dalam organisasi, yakni pada 2004 terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Ketua Umum Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada 2004.

Prabowo juga merupakan orang yang gemar menyekolahkan talenta-talenta Indonesia. Prabowo adalah putra dari Soemitro Djokhadikoesoemo, yang merupakan menteri di era Soekarno. Adapun ibunya adalah Dora Marie Sigar.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya