Dia menambahkan, kasus itu bermula dari adanya uploadan dari akun medsos milik Holywings, yang mana uploadan itu berisi promosi tentang pengunjung yang bernama Muhammad dan Maria bisa mendapatkan gratis satu botol minuman beralkohol. Polisi sejatinya telah melakukan patroli cyber hingga akhirnya menemukan informasi itu sebelum viral.
(Awaludin)