JAKARTA - Bus merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat ketika berpergian. Tidak hanya antar-kota antar-provinsi, namun juga ke luar provinsi. Terkadang, tingkat keamanan bus ini nyatanya kerap masih dipertanyakan. Beberapa kali terjadi kecelakaan bus yang masuk jurang hingga mengakibatkan korban tewas.
Kecelakaan Bus Sriwijaya 2019, 35 Orang Tewas
Kecelakaan Bus Sriwijaya rute Bengkulu-Palembang terjun ke jurang di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Pagar Alam, Sumatera Selatan, pada 23 Desember 2019. Akibatnya, 35 orang meninggal dunia, sementara 13 orang selamat. Selain mengangkut penumpang, bus juga mengangkut satu motor yang diletakkan pada bagian belakang.
Baca juga: Terjun ke Jurang di Tasikmalaya, Bus Pariwisata Berhasil Dievakuasi
Berdasar hasil dari KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi), diduga sopir bus bernama Feri ini tidak mengerem sebelum kendaraan yang dikemudikannya terjun ke jurang.
Kecelakaan Bus di Sumedang 2021, 27 Orang Tewas
Kecelakaan maut bus rombongan peziarah dan tur siswa SMP IT Al Muawwannah, Cisalak Subang masuk jurang sedalam lebih dari 5 meter. Peristiwa ini terjadi di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada 10 Maret 2021 sekitar pukul 18.30 WIB.
Baca juga: 2 Bus Adu Banteng hingga Ringsek, Yuk Belajar Lagi Arti Garis di Jalan Sebelum Menyalip
Dari total 66 korban, 27 orang meninggal dunia, 39 orang mengalami luka ringan hingga berat. Menurut korban selamat, Mimin, ketika di jalan sudah tercium bau sangit kampas rem. Salah satu penumpang pun meminta sopir untuk memeriksa. Mimin menuturkan, sopir sempat mengungkapkan bahwa rem blong.