Kendati demikian, diakui Soebarjo bahwa pelaku yang kini diamankan pihak Polsek Rajeg sejak Sabtu (25/6/2022) itu mengaku baru melakukan aksinya itu sebanyak 2 kali.
BACA JUGA:Pelaku Pemenggalan di India Rekam dan Posting Aksinya di Medsos
Di sisi lain, pihaknya masih menyelidiki terkait baju polisi yang digunakan pelaku yang diakui beli dari suatu tempat.
“Jadi (baju) itu beli, cuma kalau beli di mananya belum ditanyakan,” tandasnya.
(Nanda Aria)