JAKARTA - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv) Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, ekshumasi dipimpin oleh Kepala Departemen Forensik RSCM, Ade Firmansyah Sugiharto.
"Dokter Ade Firmansyah Sugiharto sebagai ketua tim kedokteran forenaik yang melakukan ekshumasi dan autopsi," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (27/7/2022).
BACA JUGA:Hampir 4 Jam, Autopsi Ulang Brigadir J Belum Rampung
Lebih lanjut, ia memastikan tim dokter forensik yang melakukan ekshumasi dan autopsi independen. Baginya, pelibatan tim dokter forensik independen memiliki dua konsekuensi.
"Pertama dari sisi keilmuan harus betul betul sahih dan bisa dipertanggung jawabkan, konsekuensi yang kedua karena ini dalam rangka keadilan dilaksanakan oleh pihak yang berwenang dan oleh kedokteran forensik ini harus memiliki konsep yuridis," kata Dedi.
BACA JUGA:Polri Sebut Ekshumasi Brigadir J Dilakukan Tim Ekspert
Berkenaan untuk mencari asas keadilan, kata Dedi, hasil otopsi berguna bagi kepolisian untuk merampungkan proses pengusutan kasus penembakan Brigadir J.
"Dan pihak wewenang (penyidik) memiliki kepentingan untuk meminta hasil dari otopsi kedua ini sebagai tambahan alat bukti yang nanti dibuktikan akan dibuka dan diungkap disidang pengadilan," ucapnya.
Diketahui, proses ekshumasi mulai dilakukan sekitar pukul 7.34 WIB. Dari pantauan MNC Portal, setidaknya ada dua orang berpakaian merah mulai menggali kuburan Brigadir J.
Proses pengangkatan peti jenazah dilakukan pukul 08.22 WIB. Usai diangkat, peti jenazah dibersihkan dan langsung dimasukan ke dalam mobil ambulans dari RSUD Sungai Bahar. Mobil ambulans meninggalkan areal pemakaman pukul 08.33 WIB.
(Awaludin)