Senada dengan hal itu, Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, dengan adanya lima HP yang sudah diberikan tadi, membuat total 15 HP sudah dikantongi Komnas HAM. Sehingga, Ia telah memastikan memiliki kerangka kasus yang membuat terangnya peristiwa.
"Lima handphone yang belum ya itu tadi dijelaskan cukup lumayan kemudian raw materialnya kami dapatkan yang itu semakin membuat tarangnya peristiwa, semakin detail. Sehingga Kami, seandainya kami tidak dalam waktu tidak terlalu lama harus ke TKP kami sudah punya kerangka, khususnya temuan dari siber," paparnya.
Sebelumnya, Komnas HAM berharap agar rekaman CCTV dan alat komunikasi dari para ajudan dan Brigadir J dapat ditemukan. Hal ini untuk mencocokan temuan yang didapatkan oleh Komnas HAM dari berbagai alat bukti dan informasi yang didapatkan.
Terlebih, dari pemeriksaan Jumat yang lalu, didapatkan informasi ada whatsaap grup di kalangan ajudan Ferdy Sambo.
"Ini akan kita uji dengan CCTV (temuan Komnas HAM). Tadi saya katakan. Apalagi selain itu? Alat komunikasinya, alat komunikasinya itu kan gini, contoh ya, mereka bilang ada WA grup. Kami ingin tau di WA grup ini kalian ngomong apa, kan begitu," jelas Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik kepada wartawan, Senin (8/8/2022).
(Khafid Mardiyansyah)