Ekstremisme Masih Incar Anak Muda, Narasi Toleransi Harus Diperkuat

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 13 Agustus 2022 06:47 WIB
Ekstremisme masih incar anak muda, narasi toleransi harus diperkuat. (Ist)
Share :

Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, Tuan Guru Bajang (TGB) HM Zainul Majdi, mengatakan ekstremisme berakar dari pemahaman agama yang salah. Itu sebabnya, perlu adanya intervensi pendidikan secara serius di dalam ruang-ruang kelas dengan memastikan materi keagamaan bisa mengakomodasi keberagaman dan guru memiliki kualifikasi pemahaman agama yang moderat.

“Kalau bicara intervensi pendidikan adalah materi-materi keislaman yang kita ajarkan di semua jenjang pendidikan harus kita ‘sisir’. Tidak ada artinya kita bernarasi di webinar, berbicara di tingkat intelektual tapi menanam benih sebaliknya,” tandas Zainul.

Senior Fellow Institut Leimena, Prof. Alwi Shihab mengatakan Institut Leimena bekerja sama dengan UMI dan beberapa institusi melakukan pelatihan LKLB karena menyadari peran penting pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai inklusif. Pelatihan secara daring tersebut telah diikuti sekitar 2.400 guru madrasah dan pesantren.

Direktur Eksekutif Institut Leimena, Matius Ho, mengatakan webinar seri LKLB dilatarbelakangi oleh pelaksanaan The First International Conference on Religious Extremism: The Intellectual Premises and Counter Strategies di Kairo, Mesir, pada 7-9 Juni 2022 yang antara lain merekomendasikan pentingnya dunia pendidikan dalam mengatasi masalah ekstremisme, terutama dalam kurikulum pendidikan, pendidikan dasar anak-anak, serta para guru dan spesialis pendidikan lainnya.

Dalam konteks itu, pelatihan LKLB menekankan kepada penguatan solidaritas sesama anak bangsa dan umat manusia yang berbeda agama dan kepercayaan dengan melatih kemampuan bekerja sama dalam masyarakat majemuk.

Rektor UMI, Prof Basri Modding, mengatakan UMI secara konsisten menerapkan pendidikan inklusif. Contohnya, Pesantren Darul Mukhlisin beberapa waktu lalu menerima kunjungan dari pimpinan American Jewish Committee untuk melakukan dialog lintas agama.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya