Ke depan, ia melihat KIB akan bersentuhan dengan bagaimana cara memperoleh kekuasaan tersebut untuk mengimplementasikan gagasan-gagasan besar yang sudah dibangun bersama.
“Artinya masing-masing partai di KIB harus tetap konsisten bagaimana mempertahankan dan memperjuangkan gagasan-gagasan itu, terlepas dari siapa yang akan dicalonkan menjadi capres dan cawapres nanti,” ujarnya.
Menurutnya, godaan dari KIB saat ini adalah menguji konsistensi untuk tetap berpegang teguh pada politik gagasan yang harus dicapai bersama-sama. Ia melihat KIB pada akhirnya bukan sekadar menang dalam gagasan.
Namun, bagaimana mencapai dan mewujudkan gagasan itu melalui kekuasaan, yakni memenangkan Pemilu.
(Khafid Mardiyansyah)