“Saya pikir ini terjadi ketika Anda menempati habitat mereka dan membuat struktur di atasnya. Itu tanah mereka dan (mereka) menginginkannya kembali,” cuir seorang warganet.
"Ketika kami menyerbu ruang mereka, itu sebaliknya,” tulis seorang warganet.
"Semoga mereka kembali ke habitat aslinya dengan selamat,” ungkap warganet lainnya.
Seperti diketahui, terjadi peningkatan interaksi antara gajah dan manusia, karena hilangnya habitat alami hewan, yang sering menyebabkan cedera dan kematian.
Konservasionis mengatakan penting bahwa kawasan hutan menjadi dilindungi dan koridor migrasi dipulihkan.
Deutsche Welle melaporkan lebih dari 1.500 orang telah tewas dalam serangan gajah di negara itu dalam tiga tahun terakhir, dengan 300 hewan tewas sebagai pembalasan, menurut angka pemerintah.
(Susi Susanti)