2. AH Nasution
AH Nasution merupakan satu-satunya jenderal yang berhasil selamat dalam upaya penculikan pasukan G30S PKI. Dia berhasil selamat dengan lari melompati tembok belakang rumahnya.
Nahas, sang putri, Ade Irma Suryani harus tewas akibat tembakan tiga peluru oleh pasukan Cakrabirawa. Setelah itu, Nasution pergi ke Departemen Pertahanan dan Keamanan untuk mencari tempat berlindung. Nasution menghubungi Soeharto di Markas Kostrad dam mengabari bahwa dia selamat.
Dalam upaya penumpasan PKI, Nasution menyuruh Soeharto untuk melakukan beberapa langkah, seperti mencari tahu keberadaan presiden, menghubungi Panglima Angkatan Laut RE Martadinata, Komandan Korps Marinir R Hartono serta Kepala Kepolisian Soetjipto Joedodihardjo, dan menutup semua jalan yang mengarah ke Jakarta. Soeharto pun menerapkan perintah Nasution dalam rencananya sebagai komando tentara.
Atas jasa dan perjuangannya dalam menjaga keutuhan NKRI, AH Nasution dianugerahi pangkat Jenderal Besar Bintang Lima pada 5 Oktober 1997, bertepatan dengan Hari ABRI. Jenderal AH Nasution tutup usia pada 5 September 2000. Dua tahun setelahnya, dia diberi gelar pahlawan Nasional sesuai dengan SK Presiden Nomor 73 tahun 2002.